BANJARNEGARA, EDUKATOR–Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, tak kalah menarik dengan pelatihan Manajer Koperasi Desa Merah Putih yang juga melibatkan tentara. Bedanya, pelibatan personel TNI dalam MPLS di sekolah tersebut bukan hal baru, melainkan sudah menjadi agenda rutin setiap tahun untuk membentuk kedisiplinan dan karakter kebangsaan murid baru.
Pada Selasa (14/7/2026), Babinsa Koramil 12 Sigaluh Serma Cukup Setiawan bersama sejumlah personel Koramil Sigaluh memberikan pelatihan baris-berbaris kepada murid baru di Lapangan Cinde Mas, Desa Gembongan. Selain melatih kedisiplinan, para personel TNI juga menyampaikan materi wawasan kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
“Kalian tidak hanya menghadapi ancaman dari dalam, tetapi juga dari luar negeri, terutama pengaruh budaya. Karena itu, wawasan kebangsaan sangat penting agar kalian semakin mencintai tanah air,” kata Serma Cukup.
Latihan Disiplin Sejak Hari Pertama
Materi baris-berbaris dipilih karena memiliki manfaat langsung bagi kehidupan murid di sekolah. Selain membangun sikap disiplin, latihan tersebut menjadi bekal saat mengikuti berbagai kegiatan resmi, termasuk upacara bendera setiap hari Senin.
Selama pelatihan, para murid tampak antusias mengikuti setiap instruksi. Mereka juga diajak menyanyikan lagu-lagu nasional untuk menumbuhkan semangat kebangsaan.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta menyanyikan lagu Tanah Airku karya Ibu Soed. Lagu tersebut dinyanyikan bersama penuh penghayatan, layaknya para suporter Tim Nasional Indonesia yang menyanyikan lagu kebangsaan bersama para pemain seusai pertandingan.
Bangun Karakter, Bukan Militerisme
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Sigaluh, Sarinah, menegaskan bahwa pelibatan TNI dalam MPLS bertujuan membangun karakter dan kedisiplinan murid, bukan menerapkan pola pendidikan militer.
“Harapannya setelah kegiatan ini para murid menjadi lebih disiplin. Ini bukan militerisme, tetapi bentuk kerja sama dan kemitraan pembelajaran yang sangat dianjurkan dalam pelaksanaan pembelajaran mendalam,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan Koramil Sigaluh, sekolah berharap para murid baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki karakter disiplin, semangat nasionalisme, serta rasa cinta kepada bangsa dan negara sebagai bekal menempuh pendidikan di jenjang SMA. (Heni Purwono/Prs)