BANJARNEGARA, EDUKATOR–Tiga tim Sekolah Islam Terpadu (SIT) Permata Hati Banjarnegara mengawali Series 1 Liga Perbasi Banjarnegara 2026 dengan hasil sempurna. Ketiga tim meraih kemenangan pada laga yang berlangsung di GOR Cenderawasih Banjarnegara, Sabtu (29/8/2026).
SDIT Permata Hati tampil paling dominan pada kelompok umur (KU) 12. Mereka menundukkan SDIP Tunas Bangsa dengan skor telak 58-10.
Sementara itu, tim KU 10 SDIT Permata Hati harus melewati pertandingan lebih ketat. Mereka sempat tertinggal 6-12 dari SDN 1 Krandegan hingga dua kuarter pertama.
Bangkit Pada Kuarter Ketiga
Situasi berubah pada kuarter ketiga. SDIT Permata Hati tampil lebih agresif dan berbalik unggul 22-12.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. SDN 1 Krandegan tidak mampu menambah angka setelah mencetak 12 poin pada fase awal.
SDIT Permata Hati akhirnya mengunci kemenangan 33-12. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi tim menghadapi pertandingan berikutnya.
Pada kategori SMP, SMP IT Permata Hati juga meraih kemenangan. Mereka mengalahkan MTsN 2 Banjarnegara dengan skor 46-31.
Fokus Pembinaan Pemain Muda
Manajer tim SDIT Permata Hati Banjarnegara, Angkat Adi Prayoga, mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya berorientasi pada kemenangan.
Menurutnya, Liga Perbasi menjadi ruang penting untuk membentuk pengalaman bertanding pemain muda. Para atlet dari berbagai kelompok umur dapat merasakan atmosfer kompetisi secara langsung.
“Kompetisi ini menjadi ajang pembinaan pemain muda,” ujar Angkat.
Ia menyebut semangat tersebut sejalan dengan tagline kompetisi, From Rookie to Glory. Menurutnya, pengalaman bertanding akan membantu pemain berkembang secara bertahap.
Head Coach SDIT Permata Hati, Ashraf, juga mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Ia berharap kemenangan perdana mampu meningkatkan motivasi berlatih.
“Kami upayakan semua pemain mendapat menit bermain,” kata Ashraf.
Menurut dia, kesempatan bermain menjadi pengalaman berharga bagi para pemain. Mereka diharapkan semakin giat meningkatkan kemampuan melalui latihan.
Ashraf menilai mental bertanding para pemain sudah cukup baik. Fokus berikutnya adalah mematangkan pemain lapis kedua dan meningkatkan kerja sama tim.
Tiga kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi kontingen SIT Permata Hati. Mereka selanjutnya bersiap menghadapi pertandingan lanjutan Series 1 Liga Perbasi Banjarnegara 2026. (Heni Purwono/Prs)