
Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. H. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S. bersama jajarannya masing-masing foto bersama di kantor Kementerian PPN.(Foto: Humas Unsoed/EDUKATOR)
JAKARTA, EDUKATOR–Rekam jejak inovasi unggulan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat mengantarkan Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. H. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng. mendapat undangan khusus dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S.
Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis (5/2/2026), sebagai upaya mempercepat hilirisasi riset perguruan tinggi menjadi solusi konkret pembangunan nasional.
Undangan tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Menteri Bappenas ke Kampus Unsoed pada Jumat (23/1/2026) lalu. Saat itu, Rektor Prof Akhad Sodiq memaparkan berbagai inovasi hasil riset Unsoed dipaparkan dan dinilai mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat serta selaras dengan agenda pembangunan nasional.
Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. H. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr (kanan) bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S.(Foto: Humas Unsoed/EDUKATOR)
Inovasi Lintas Bidang Dipaparkan ke Bappenas
Dalam pertemuan tersebut, Unsoed mempresentasikan berbagai inovasi unggulan lintas bidang yang telah dikembangkan penelitinya. Inovasi tersebut meliputi sektor pertanian, peternakan, perikanan, pangan, lingkungan, hingga teknologi terapan, sebagaimana dirangkum dalam tabel berikut:
Tabel Inovasi Unggulan Unsoed
| No | Bidang | Inovasi Unggulan |
| 1 | Peternakan | Teknologi Penggemukan Sapi (Amanah Farm), Soedmastitest |
| 2 | Perikanan & Akuakultur | Neoenkapsulatar |
| 3 | Pertanian | Varietas Padi Protani, Padi Inpari Unsoed 79 Agritan, Program Cetak Sawah SID |
| 4 | Teknologi Pertanian | Drone Inteligent, Drone Sprayer, Sistem Fertigasi berbasis IoT |
| 5 | Pangan & Gizi | Pearl Millet, Mocaf, Kedelai Garuda Merah Putih |
| 6 | Pupuk & Nutrisi | Pupuk N-Zeo SR Plus, NE Aoro |
| 7 | Lingkungan | Bank Sampah Berbasis Komunitas |
| 8 | Energi & Smart Farming | Smart Green House IoT–PLTS |
| 9 | Produk Hayati | Anggrek Mutan, Madu Klanceng |
| 10 | Pengawet Alami | Pengawet Kecombrang, Tangkis |
| 11 | Tata Kelola Pembangunan | Pusat Perencanaan dan Rekayasa Pembangunan Daerah |
Berbagai inovasi tersebut menjadi bukti konsistensi Unsoed dalam mengembangkan riset berbasis potensi lokal yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Capaian Akademik Unsoed Jadi Sorotan
Menteri PPN/Kepala Bappenas menilai Unsoed memiliki capaian menonjol dalam rentang 2022–2026, khususnya pada riset pangan dan sumber daya lokal. Transformasi akademik Unsoed juga dinilai signifikan, ditandai dengan peningkatan jumlah program studi dari 84 menjadi 105, serta peningkatan akreditasi institusi dari A menjadi Unggul.
Selain itu, kualitas riset dan peneliti Unsoed dinilai semakin teruji dengan lonjakan jumlah guru besar dari 46 profesor pada 2022 menjadi 139 profesor saat ini.
Menteri Dorong Efektivitas Anggaran Riset
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kualitas riset Unsoed yang dinilai sejalan dengan visi strategis Bappenas.
“Adanya BRIDA dan rencana pembentukan BRIDA di beberapa daerah provinsi, menurut saya lebih strategis anggaran tersebut diberikan kepada perguruan tinggi yang sudah terbukti menghasilkan riset berkualitas dan menjawab persoalan yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Bappenas berkomitmen mendorong hilirisasi riset Unsoed agar tidak berhenti pada laboratorium maupun jurnal ilmiah, tetapi masuk ke dalam ekosistem industri dan kebijakan publik.
Unsoed Siap Perkuat Kolaborasi Nasional
Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq menyambut baik kolaborasi tersebut dan menegaskan kesiapan Unsoed menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyediakan basis data riset yang kuat.
“Unsoed siap mendukung pembangunan manusia dan kebudayaan sesuai arah kebijakan Bappenas menuju visi Indonesia 2034,” katanya.
Pertemuan ini menjadi titik awal kerja sama yang lebih teknis antara Unsoed dan berbagai kedeputian di Bappenas guna memastikan setiap inovasi kampus mampu memberikan dampak ekonomi nyata dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor Unsoed didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat (WR IV) Prof. Dr. Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc serta dua peneliti yakni Prof. Dr. Ir. Purnama Sukardi, Ph.D., dan Prof. Dr. Ir. Muhammad Bata, M.S.
Sementara dari pihak Bappenas, hadir mendampingi Menteri antara lain Wakil Menteri PPN/Bappenas Drs. Febrian Alphyanto Ruddyard, M.Si., Penasihat Menteri Dr. Andriyono Kilat Adhi, jajaran staf khusus, serta Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Pungkas Bahjuri Ali, Ph.D.(Prasetiyo)