*Program IBM “Dasataka” di Desa Dagan Perkuat Peran Masyarakat

Kepala BNN Kabupaten Purbalingga Dr H Nasrudin, S.Ag, M.M.Pd bersama Kepala Desa Dagan menunjukkan Surat Keputusan (SK) Penetapan IBM Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga.
PURBALINGGA, EDUKATOR–Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga menghadirkan layanan rehabilitasi narkoba hingga tingkat desa melalui peluncuran kembali Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) “Dasataka” di Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Kamis (9/4/2026). Program ini menjadi upaya nyata menghadirkan negara dalam penanganan penyalahgunaan narkotika hingga ke level pemerintahan terkecil.
Pendekatan Berbasis Masyarakat
Kepala BNN Kabupaten Purbalingga, Dr H Nasrudin, S.Ag, M.M.Pd, menyampaikan bahwa IBM merupakan strategi pemberdayaan masyarakat dalam menangani penyalahguna narkotika kategori ringan. Program ini dirancang agar masyarakat dapat berperan aktif dalam proses pemulihan.
Foto bersama Kepala BNN Kabupaten Purbalingga bersama jajaran pemerintahan Desa Dagan dan tamu undangan, usai penyerahan SK Penetapan IBM Desa Dagan
“IBM ini dirancang dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat,” ujar Nasrudin.
Melalui pendekatan tersebut, penyalahguna narkotika diharapkan dapat pulih, kembali produktif, serta berfungsi secara sosial di lingkungannya. Program ini juga memanfaatkan potensi lokal dan kearifan setempat sebagai bagian dari proses rehabilitasi.
IBM “Dasataka” Berkelanjutan
IBM “Dasataka” yang merupakan singkatan dari “Dagan Sehat Tanpa Narkoba” termasuk dalam kategori program berkelanjutan yang terus dibina oleh BNN Kabupaten Purbalingga. Program ini pertama kali dibentuk pada 2023 dan kembali dilanjutkan pada 2026 karena dinilai tangguh serta tetap aktif memberikan layanan rehabilitasi secara mandiri dengan dukungan pemerintah desa.
Peluncuran kembali program ini turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga perwakilan lembaga pendidikan dan masyarakat setempat.
Libatkan Agen Pemulihan Desa
Dalam pelaksanaannya, IBM “Dasataka” melibatkan lima agen pemulihan yang berasal dari unsur PKK, perangkat desa, karang taruna, dan tokoh masyarakat. Mereka menjadi ujung tombak dalam mendampingi proses rehabilitasi warga.
Pada tahun ini, program tersebut ditargetkan mampu merehabilitasi sedikitnya lima klien kategori ringan yang berasal dari Desa Dagan.
Wujud Kehadiran Negara
Secara nasional, pada 2026 terdapat 232 unit IBM yang terdiri atas 218 unit berkelanjutan dan 14 unit baru. Keberadaan IBM “Dasataka” menjadi bagian dari upaya tersebut sekaligus representasi sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memerangi narkoba.
“Dengan IBM, layanan rehabilitasi menjadi lebih dekat, mudah diakses, dan berkelanjutan di tengah masyarakat,” kata Nasrudin.
Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan desa dalam menghadapi ancaman narkotika sekaligus membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (Prasetiyo)