Perangi Tengkulak, STIKOM Yos Sudarso Luncurkan “E-Commerce Gawosa Shop”

Bagikan :

*Pokdakan Mina Gawosa Desa Gumiwang Dorong Pasar Ikan Banjarnegara Lewat Digital

Tim dosen STIKOM Yos Sudarso Purwokerto bersama anggota Pokdakan  Mina Gawosa Desa Gumiwang, Kecamatan Purwonergoro, Banjarnegara. (Foto: Muji Pras/EDUKATOR)

BANJARNEGARA, EDUKATOR – Untuk memerangi tengkulak yang kerap mempermainkan harga ikan, Kelompok Mina Gawosa di Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, meluncurkan platform pemasaran digital bernama Gawosa Shop.

Aplikasi berbasis e-commerce ini resmi dirilis pada Jumat (3/10/2025), hasil kolaborasi petani ikan dengan dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Yos Sudarso Purwokerto.

Peluncuran berlangsung di gubug pertemuan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Gawosa, Desa Gumiwang. Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Pengabdian STIKOM Yos Sudarso Christy Mahendra S.Kom, M.Kom, Ketua LPM STIKOM Ria Manurung SE, M.Si, Ak, serta jajaran tim, yang terdiri Yosita Lianawati S.Kom, M.T.I, Wilibrordus Megandika Wicaksono S.S, M.I.Kom, Jonathan Briliant, Maria Putri, dan Agnes FS.

Dari Pemkab Banjarnegara, hadir Kabid Perikanan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Ir Mochamad Riyanto, serta Ketua Pokdakan Mina Gawosa Asep Probo Egiana bersama anggota kelompok.

Christy Mahendra menegaskan, tujuan kehadiran Gawosa Shop adalah memperluas jangkauan pasar ikan hias maupun ikan konsumsi.

“Kami membantu mengembangkan sistem informasi e-commerce untuk mempermudah dan memperluas pemasaran. Semua proses akan terekam secara digital sehingga lebih efisien dan dapat meningkatkan penghasilan petani,” ungkapnya.

Menurut Christy, gagasan ini berawal dari permintaan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Banjarnegara untuk mendorong pemasaran ikan secara digital.

Tim STIKOM kemudian melakukan survei, menganalisis kebutuhan petani, merancang sistem Gawosa Shop, hingga menggelar tiga tahap pelatihan. Yakni pelatihan teknologi digital (28 Agustus), pembuatan konten digital (12 September), dan pelatihan website (29 September). Program ini juga mendapat dukungan Hibah Kemdiktisaintek Skema PMP Tahun 2025.

Apresiasi turut disampaikan Kabid Perikanan Ir Mochamad Riyanto. “Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih. Banjarnegara adalah sentra perikanan air tawar di Jawa Tengah, sehingga sistem e-commerce ini sangat tepat untuk memperluas pasar,” ujarnya.

Harapan Baru
Ketua Pokdakan Mina Gawosa, Asep Probo Egiana, menambahkan kehadiran aplikasi ini menjadi harapan baru bagi petani. “Kami berharap petani semakin maju dan kompak. Penjualan selama ini masih konvensional, sehingga kehadiran Gawosa Shop sangat membantu,” katanya.

Kelompok Mina Gawosa beranggotakan 20 orang, gabungan dari petani ikan hias dan ikan konsumsi. Nama “Gawosa” sendiri merupakan singkatan dari Gabungan Wong Desa. Melalui platform digital ini, para petani berharap dapat bertemu langsung dengan pembeli tanpa perantara tengkulak.

Peluncuran Gawosa Shop sekaligus menjadi puncak kegiatan pengabdian masyarakat, dengan harapan mampu membuka akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan bagi petani ikan Banjarnegara. (Muji Pras)

BERITA TERKINI

padamara3
Kuota Tetap 288, Persaingan Masuk SMAN 1 Padamara Diprediksi Makin Ketat
pensiunan tertipu
Korban Dugaan Penipuan Oknum Bank "Mandiri Taspen" Purwokerto Bertambah, Kerugian Lebih Rp 1,3 Miliar
uin saizu
UIN Saizu Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Sertifikat UTBK, Simak Jadwal dan Syaratnya
NOKKAOS
Parenting Gen Z dan Alpha, Tantangan Orang Tua dalam Mendidik Anak
fauzi27
The Onoda Effect: Mengubah Budaya Terlambat Menjadi Integritas Waktu di Sekolah